Keadilan Restoratif dan Penegakan Hukum Lalu Lintas di Era Tilang Elektronik: Studi pada Polda Kalimantan Selatan

Penulis

  • Maesa Soegriwo Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam Banjarmasin Penulis
  • Muhammad Hadin Muhjad Universitas Lambung Mangkurat Penulis
  • Muslimah Hayati Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65369/yxk4f440

Abstrak

Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas di Indonesia mengalami transformasi signifikan melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai bentuk modernisasi tilang konvensional di tempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mitigasi penegakan hukum pelanggaran lalu lintas melalui sistem ETLE pada Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis-empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ETLE telah sesuai dengan kerangka hukum positif Indonesia dan berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Namun, penerapan sistem ini berdampak pada berkurangnya kegiatan operasi simpatik dan praktik keadilan restoratif yang selama ini menjadi sarana edukatif dan persuasif terhadap pelanggar. Selain itu, efektivitas ETLE masih terkendala oleh faktor regulasi yang belum komprehensif, keterbatasan sarana teknis, kurangnya pelaksanaan diskresi kepolisian dalam pengelolaan data pelanggar, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Dengan demikian, dibutuhkan penyempurnaan regulasi tilang elektronik, peningkatan kapasitas aparat, dan edukasi hukum masyarakat agar implementasi ETLE dapat berjalan optimal, adil, dan berorientasi pada keselamatan publik..

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-08