HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN IBU, PENDAPATAN KELUARGA, DAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARINGIN SELATAN TAHUN 2023

Authors

  • Siti Nurhayani Universitas Sapta Mandiri Author

DOI:

https://doi.org/10.65369/vba5ps30

Keywords:

Stunting, Pendidikan ibu, Pendapatan keluarga, ASI eksklusif

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, ditandai dengan gangguan pertumbuhan linear akibat kekurangan gizi jangka panjang dan faktor lingkungan yang kurang optimal. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pendidikan ibu, pendapatan keluarga yang terbatas, serta tidak terlaksananya pemberian ASI eksklusif berkontribusi terhadap meningkatnya risiko stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan praktik ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Paringin Selatan Kabupaten Balangan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 90 balita usia 12–59 bulan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingginya proporsi ibu berpendidikan rendah, mayoritas keluarga berpenghasilan rendah, serta sebagian besar balita tidak mendapat ASI eksklusif. Kejadian stunting ditemukan sebesar 42,2%. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan pemberian ASI eksklusif dengan stunting. Temuan ini menegaskan bahwa kapasitas pengetahuan ibu, kondisi sosial ekonomi keluarga, dan praktik pemberian makan pada bayi memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stunting. Intervensi yang memperkuat edukasi gizi ibu, meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga, serta mendorong praktik ASI eksklusif perlu diprioritaskan untuk menurunkan prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Downloads

Published

2025-02-08