PENGARUH HUBUNGAN PENERAPAN GIZI SEIMBANG DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 3 AWAYAN

Authors

  • Siti Nurhayani Universitas Sapta Mandiri Author
  • Raudatul Jannah Universitas Sapta Mandiri Author
  • Amelia Febrianti Universitas Sapta Mandiri Author

DOI:

https://doi.org/10.65369/2p2cvn73

Keywords:

Anemia; Gizi Seimbang; Remaja Putri

Abstract

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan gizi seimbang dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 3 Awayan. Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang umum terjadi pada remaja putri akibat ketidakseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025. Jumlah sampel sebanyak 37 responden yang dipilih secara purposive dengan kriteria usia 13–15 tahun, sudah menstruasi, dan siap menjadi responden. Data diperoleh melalui wawancara dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan hemoglobinometer EasyTouch. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 67,6% responden tidak menerapkan gizi seimbang dan 40,5% mengalami anemia. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan gizi seimbang dengan kejadian anemia (p = 0,01). Kesimpulannya, penerapan gizi seimbang berperan penting dalam mencegah anemia pada remaja putri. Diperlukan edukasi dan pembiasaan konsumsi makanan bergizi seimbang di sekolah dengan dukungan guru serta tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran gizi pada remaja

ABSTRACT

This study aims to determine the relationship between the application of balanced nutrition and the incidence of anemia among adolescent girls at SMPN 3 Awayan. Anemia is one of the common nutritional problems among adolescent girls caused by an imbalance between iron intake and the body’s increased needs during growth and menstruation. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach conducted from September to October 2025. A total of 37 respondents aged 13–15 years were selected through purposive sampling. Data were collected through interviews and hemoglobin level measurements using an EasyTouch hemoglobinometer. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test. The results showed that 67.6% of respondents did not apply balanced nutrition principles, and 40.5% experienced anemia. Statistical analysis revealed a significant relationship between balanced nutrition practices and the incidence of anemia (p = 0.01). In conclusion, the application of balanced nutrition plays an important role in preventing anemia among adolescent girls. It is recommended to provide continuous nutrition education and encourage the practice of balanced diets in schools with the involvement of teachers and health workers to improve adolescents’ nutritional awareness.

Downloads

Published

2025-11-10