DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA INTERAKSI DAN POTENSI CYBERBULLYING PADA REMAJA DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA: STUDI FENOMENOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.65369/hw2emm18Kata Kunci:
Cyberbullying, Media Sosial, Pola Interaksi SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak media sosial terhadap pola interaksi
sosial dan potensi cyberbullying pada remaja di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Menggunakan
pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, penelitian ini mengumpulkan data
melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa meskipun media sosial mempermudah komunikasi di
kalangan remaja, hal ini juga mengubah kualitas hubungan sosial mereka, dengan interaksi
yang lebih dangkal dan terbatas pada platform digital. Fenomena cyberbullying juga semakin
marak, dengan banyak remaja mengalami penghinaan dan perundungan di dunia maya.
Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa media sosial mempermudah komunikasi namun
cenderung menghasilkan interaksi yang dangkal. Selain itu, fenomena cyberbullying
meningkat, dengan banyak remaja yang mengalami dampak psikologis serius. Faktor
anonimitas dan kurangnya pemahaman mengenai etika digital menjadi penyebab utama
meningkatnya cyberbullying. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kesadaran
dan edukasi tentang penggunaan media sosial yang sehat, serta cara melindungi diri dari
dampak negatif, termasuk cyberbullying.





