FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN TERHADAP PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN TAHUN 2023

Penulis

  • Faizal Rezza Fahlefi Universitas Sapta Mandiri Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65369/sb2bks66

Kata Kunci:

Kepatuhan, Tuberkulosis, Motivasi, Dukungan Keluarga, Petugas Kesehatan

Abstrak

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global, termasuk di Indonesia. Tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan berperan penting terhadap keberhasilan terapi dan pencegahan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan terhadap pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian adalah seluruh pasien TB paru di Puskesmas Pekauman sebanyak 37 orang, dengan sampel sebanyak 34 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel pengetahuan, motivasi, jarak, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan terhadap tingkat kepatuhan pengobatan. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan, motivasi, jarak tempat tinggal, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan tingkat kepatuhan pengobatan tuberkulosis. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan, motivasi, dan dukungan keluarga dalam kategori baik. Kesimpulannya, faktor internal dan eksternal seperti pengetahuan pasien serta dukungan keluarga dan petugas kesehatan sangat memengaruhi kepatuhan pasien dalam pengobatan TB. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan edukasi dan pendampingan kepada pasien serta keluarga guna menekan angka ketidakpatuhan pengobatan.

Diterbitkan

2025-02-09