PENGARUH EFEKTIVITAS MEDIA INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP GIZI ANEMIA PADA REMAJA

Penulis

  • Muayanah Hardiah Universitas Sapta Mandiri Penulis
  • Raudatul Jannah Universitas Sapta Mandiri Penulis
  • Anisa Hidayah Universitas Sapta Mandiri Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65369/4frvsw13

Kata Kunci:

Anemia, Media, Pengetahuan, Remaja, Sikap

Abstrak

ABSTRAK

 

Anemia merupakan salah satu masalah gizi global yang masih banyak dijumpai, baik di negara maju maupun di negara berkembang. Anemia pada masa remaja berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang, termasuk peningkatan risiko kematian ibu, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan risiko stunting pada anak. Salah satu faktor risiko anemia adalah pengetahuan dan kesadaran yang kurang terkait gizi.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektifitas media interaktif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi anemia pada remaja . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan intervensi berupa pendidikan gizi. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Study dengan pre-post test. Subjek dalam penelitian ini anak usia remaja melibatkan 64 subjek yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis penelitian menggunakan univariat dan uji wilcoxon signed rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (54,7%) subjek berada pada kelas 11 (75,0%) dengan usia terbanyak 16 tahun (42,2%). Sebaran hasil pengetahuan dan sikap subjek menunujukkan bahwa pada saat pre-test, sebanyak (42,2%) memiliki pengetahuan kategori baik, (31,3%) dan (26,6%) kategori kurang. Setelah diberikan edukasi pada saat  post-test terjadi peningkatan proporsi peserta dengan pengetahuan baik menjadi (65,6%) dan proporsi kurang (9,4%) menurun. Media video meningkatkan pengetahuan dan sikap anak remaja mengenai anemia, dengan nilai p-value = 0,000 dan p-value= 0,001untuk pengetahuan dan sikap. Dapat disimpulkan bahwa media video efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap anak remaja putri mengenai anemia

ABSTRACT

Anemia is a global nutritional problem that remains prevalent in both developed and developing countries. Anemia during adolescence can lead to long-term consequences, including an increased risk of maternal mortality, preterm birth, low birth weight, and stunting in children. One of the risk factors for anemia is limited knowledge and awareness regarding nutrition. The aim of this study was to analyze the effectiveness of interactive media in improving nutritional knowledge and attitudes related to anemia among adolescents. This research employed an experimental approach using nutrition education as the intervention. The study design was a Quasi-Experimental Study with a pre–post test. The subjects were adolescents, involving 64 participants selected through purposive sampling. Data were analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon signed-rank test. The results showed that the majority of respondents were female (54.7%), most were in the 11th grade (75.0%), and the largest age group was 16 years old (42.2%). The distribution of knowledge and attitude scores indicated that during the pre-test, 42.2% of participants had good knowledge, 31.3% moderate, and 26.6% poor. After the educational intervention, the proportion of participants with good knowledge increased to 65.6%, while the proportion with poor knowledge decreased to 9.4%. The video-based media was found to improve adolescents’ knowledge and attitudes regarding anemia, with p-values of 0.000 and 0.001 for knowledge and attitude, respectively. In conclusion, video media is effective in improving nutritional knowledge and attitudes toward anemia among adolescent girls.

 

Diterbitkan

2025-11-10