EFEKTIVITAS TRITMEN KELAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRISI) TERHADAP KADAR HB IBU HAMIL ANEMIA: LITERATUR REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.65369/wgmnqh53Kata Kunci:
Stenochlaena palustris, Tumbuhan kelakai, Anemia ibu hamilAbstrak
ABSTRAK
Ibu hamil yang mengalami anemia dapat melahirkan bayi berat badan lahir rendah, dan meningkatkan risiko preeklamsia. Kondisi ibu hamil anemia ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin. Kadar hemoglobin dipengaruhi konsumsi asupan yang mengandung zat besi atau tablet zat besi. Suplementasi zat besi merupakan lini pertama yang diberikan untuk mencegah ibu hamil anemia, namun kepatuhan dalam minum tablet zat besi menjadi masalah disebabkan adanya efek seperti mual, dan sembelit. Bahan pangan alami salah satunya kelakai memiliki kandungan zat besi yang telah diteliti kurangnya efek samping setelah pemberian kelakai apabila dibandingkan dengan pemberian tablet tambah darah. Tujuan penelitian ini mengeksplor bukti literatur mengenai efektifitas pemberian tumbuhan kelakai baik dalam bentuk suplementasi ataupun pangan olahan terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil anemia. Pencarian artikel dilakukan melalui database artikel Google Scholar, PubMed, Scopus, Sciendirect, dan ProQuest. Pemilihan artikel dalam penelitian ini sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi didasarkan pada artikel yang diterbitkan 2019-2023, menggunakan bahasa inggris atau bahasa Indonesia, penelitian eksperimen, dan artikel full text. Secara keseluruhan 3 artikel ditinjau secara lengkap untuk membahasa pemberian kelakai pada Ibu hamil anemia. Tinjauan tersebut melaporkan bahwa kelakai dalam bentuk suplemen ataupun bentuk pangan olahan yakni sayur secara signifikan mempengaruhi kadar hemoglobin Ibu hamil anemia, hal ini dikarenakan kelakai memiliki kandungan zat besi dimana zat ini merupakan unsur dalam pembentukan hemoglobin. Kajian literatur review ini mengkonfirmasi kelakai memiliki efek sebagai tritmen pada ibu hamil anemia.
ABSTRACT
Pregnant women with anemia may give birth to low birth weight babies and increase the risk of preeclampsia. Anemia in pregnant women is characterized by a decrease in hemoglobin levels. Hemoglobin levels are influenced by the consumption of iron-containing foods or iron tablets. Iron supplementation is the first line of treatment to prevent anemia in pregnant women, but compliance with iron tablets is a problem due to side effects such as nausea and constipation. One natural food ingredient, kelakai, has been studied for its iron content and lack of side effects when compared to iron tablets. The purpose of this study was to explore the literature on the effectiveness of kelakai, both in the form of supplements and processed foods, in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia. Articles were searched through the Google Scholar, PubMed, Scopus, Sciendirect, and ProQuest article databases. The selection of articles in this study was based on inclusion and exclusion criteria, namely articles published between 2019 and 2023, written in English or Indonesian, experimental studies, and full-text articles. A total of three articles were reviewed in full to discuss the administration of kelakai to pregnant women with anemia. The review reported that kelakai in the form of supplements or processed foods, namely vegetables, significantly affected the hemoglobin levels of pregnant women with anemia. This is because kelakai contains iron, which is an element in the formation of hemoglobin. This literature review confirmed that kelakai has an effect as a treatment for pregnant women with anemia
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmu Gizi dan Kesehatan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
