PENGARUH SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA DISTRIBUSI AIR MINUM: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.65369/zz70rx41Keywords:
Distribusi Air Minum, Efektivitas, Supply Chain ManagementAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Supply Chain Management (SCM) terhadap efektivitas distribusi air minum pada perusahaan penyedia air bersih dalam hal ini adalah PT Air Minum Tabalong Bersinar (Perseroda) di wilayah perkotaan Kabupaten Tabalong. Dalam menghadapi tantangan seperti keterlambatan distribusi, kehilangan air, dan fluktuasi permintaan, penerapan SCM dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 130 responden, terdiri dari pegawai dan pelanggan PT Air Minum Tabalong Bersinar (Perseroda). Variabel independen mencakup pasokan air baku, manajemen persediaan, distribusi, dan teknologi informasi, sedangkan variabel dependen adalah efektivitas distribusi air minum. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel SCM secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas distribusi. Komponen distribusi memiliki pengaruh dominan, diikuti oleh manajemen persediaan dan teknologi informasi. R² sebesar 68,7% menunjukkan bahwa model analisa ini dapat menjelaskan sebagian besar variasi dalam efektivitas distribusi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi SCM, terutama dalam pengelolaan distribusi dan sistem informasi, untuk meningkatkan ketepatan waktu, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen dalam merancang strategi distribusi yang lebih adaptif dan efisien berbasis supply chain. Rekomendasi diarahkan pada peningkatan pemanfaatan teknologi dan penguatan hubungan dengan pemangku kepentingan





